Tes Burn-in OLED

Telusuri layar kamu lewat slide yang membuat burn-in terlihat: abu-abu nyaris hitam tempat logo yang membayang paling dulu muncul, warna solid yang membongkar keausan subpiksel yang tidak merata, dan gradien untuk banding yang sering disangka kerusakan.

Burn-in, retention atau banding?

Image retention sifatnya sementara. Logo diam, HUD game atau jendela yang terang bisa meninggalkan salinan samar dirinya selama beberapa menit atau jam, dan itu memudar begitu panel menampilkan hal lain.

Burn-in sifatnya permanen. Piksel yang menampilkan bentuk terang yang sama selama ratusan jam menua lebih cepat daripada tetangganya, jadi mereka memberi cahaya lebih sedikit untuk sinyal yang sama. Tidak ada yang ditampilkan di layar yang bisa mengembalikannya.

Banding bukan keduanya. Tangga lebar atau garis samar pada slide gradien muncul karena panel membulatkan warna yang tidak bisa ia tampilkan persis. Kalau polanya mengikuti gradien, itu banding, bukan kerusakan.

Cara menjalankannya

  1. Gelapkan ruangan. Pantulan dan cahaya matahari menyembunyikan bekas samar yang sedang kamu cari.
  2. Naikkan kecerahan ke maksimum dan matikan kecerahan otomatis atau adaptif, yang diam-diam mengubah gambar sementara kamu membandingkan slide.
  3. Mulai tesnya dan luangkan waktu di setiap slide. Periksa seluruh panel, termasuk sudutnya, dan catat apa pun yang mempertahankan bentuk dan posisinya dari satu slide ke slide berikutnya.
  4. Tekan Esc setelah selesai untuk membaca arti bekas-bekas itu.

Apa yang dilakukan slide-nya

Urutannya berjalan dari slide paling gelap ke paling terang dan diakhiri dua pola. Abu-abu gelap mengerjakan sebagian besar pekerjaan: bagian yang sedikit menua tidak terlihat pada gambar terang dan jelas sekali di atas bidang nyaris hitam. Setiap slide membawa keterangan di layar yang memberi tahu kamu untuk apa slide itu bagus.

Layarnya menghitam sendiri

Gambar diam yang dibiarkan berjam-jam persis itulah penyebab burn-in, jadi tes ini menolak jadi gambar diam. Setelah tiga menit tanpa masukan, panggungnya berubah hitam, dan satu ketukan atau satu tombol langsung mengembalikan slide-nya.

Kalau bekas yang kamu temukan terlihat seperti retention ringan, bukan burn-in permanen, siklus warna layar penuh yang lambat adalah hal berikutnya yang biasa dicoba, dan itu tidak memakan biaya selain waktu.

Jalankan conditioning burn-in untuk retention ringan

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya burn-in dan image retention?

Retention sifatnya sementara dan hilang begitu layar menampilkan hal lain; burn-in adalah penuaan piksel yang tidak merata dan permanen. Bekas yang sama bisa jadi salah satunya, jadi ulangi tes ini setelah sehari pemakaian biasa. Apa pun yang sudah hilang berarti retention.

Apakah LCD bisa kena burn-in?

Burn-in yang sesungguhnya adalah masalah OLED dan plasma, karena piksel di panel itu menghasilkan cahayanya sendiri dan menua seiring pemakaian. LCD bisa menunjukkan persistensi gambar yang sementara, dan ia punya cacatnya sendiri yang terlihat mirip pada slide-slide ini: backlight bleed, IPS glow dan clouding, yang semuanya berasal dari backlight, bukan dari pikselnya.

Kenapa kecerahan maksimum di ruangan gelap?

Perbedaan yang sedang kamu buru hanya beberapa persen kecerahan. Cahaya ruangan yang memantul di panel menenggelamkannya, dan layar yang diredupkan meratakan abu-abu gelap tempat ghosting paling terlihat.

Bisakah burn-in diperbaiki?

Burn-in permanen tidak bisa dibalikkan oleh apa pun yang ditampilkan di layar, baik di sini maupun di tempat lain. Retention ringan sering memudar sendiri, dan siklus warna yang lambat bisa membantunya. TV OLED juga menjalankan siklus kompensasinya sendiri dari menu pengaturan gambar, dan itu yang paling mendekati perbaikan sungguhan serta sudah tertanam di TV-nya.

Tes layar lainnya